07 Juli 2026 Kecamatan Kawalu Media Indonesia

Kekeringan di Kota Tasikmalaya: 40 Hektare Sawah Puso dan 230 Hektare Gagal Tanam

Kekeringan di Kota Tasikmalaya: 40 Hektare Sawah Puso dan 230 Hektare Gagal Tanam

Perbedaan jumlah penumpang dengan manifes temuan serius.

Kekeringan di Kota Tasikmalaya: 40 Hektare Sawah Puso dan 230 Hektare Gagal Tanam

MUSIM kemarau panjang yang melanda Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai berdampak serius pada sektor pertanian. Sedikitnya 40 hektare lahan persawahan di Kelurahan Cigantang, Kecamatan Kawalu, dilaporkan mengalami gagal panen atau puso. Selain itu, sekitar 230 hektare lahan lainnya yang tersebar di 10 kecamatan kini terancam gagal tanam akibat ketiadaan pasokan air.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Petani Mandiri Indonesia wilayah Jawa Barat, Yuyun Suyud, mengungkapkan bahwa kondisi di Kecamatan Kawalu sudah tidak bisa terselamatkan. Tanaman padi yang baru mulai mengeluarkan bulir menguning dan mati sebelum waktunya.

"Lahan pertanian yang puso di Kecamatan Kawalu mencapai 40 hektare. Kondisinya tidak bisa terselamatkan karena setelah tanam, pohon menguning, keluar bulir, lalu memasuki kemarau ekstrem hingga semuanya gagal panen," ujar Yuyun yang akrab disapa Abah Uyung, Selasa (7/7/2026).

Baca juga : Cegah Puso dan Kekeringan, Distan Kabupaten Bekasi Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Kemarau

Menurut Yuyun, fenomena serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Tamansari dengan luas lahan terdampak yang bahkan melebihi Kecamatan Kawalu, serta sebagian di Kecamatan Cibeureum. Kemarau yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir memaksa para petani meninggalkan lahan garapan mereka sembari berharap pada asuransi mikro perlindungan petani.

Selain faktor cuaca, ancaman gagal tanam seluas 230 hektare di Kota Tasikmalaya juga dipicu oleh terganggunya distribusi air. Yuyun menyebutkan bahwa aliran Sungai Cikunteun saat ini sedang dalam proses perbaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Lahan gagal tanam ini tersebar di Kecamatan Kawalu, Tamansari, Tawang, Cibeureum, Purbaratu, hingga Indihiang. Perbaikan aliran Sungai Cikunteun berdampak langsung pada ketersediaan air di lahan seluas 230 hektare tersebut," tambahnya. Saat ini, hanya sekitar 60 hingga 70 hektare lahan yang masih bisa diupayakan melalui program hilirisasi air.

Di tingkat lapangan, para petani berupaya keras menyelamatkan tanaman yang tersisa. Dadang Sutardi dari Kelompok Tani Sukaraja melaporkan bahwa di wilayahnya terdapat 10 hektare lahan yang terancam gagal tanam. Sebagian petani kini sangat bergantung pada bantuan pompa air dan aliran dari Sungai Cimere Cimanggung karena saluran irigasi permanen tidak berfungsi.

"Di Kampung Sakaruji, Desa Sukaraja, lokasinya memang tadah hujan. Saat ini kondisi masih relatif aman karena ada pembagian air terjadwal selama 15 hingga 20 menit. Namun, jika dalam satu bulan ke depan hujan tetap tidak turun, dipastikan akan gagal tanam," pungkas Dadang.

Data Terdampak Kekeringan Kota Tasikmalaya (Juli 2026):

Gagal Panen (Puso): 40 Hektare (Kecamatan Kawalu).
Terancam Gagal Tanam: 230 Hektare (Tersebar di 10 Kecamatan).
Penyebab Utama: Kemarau 3 bulan dan perbaikan irigasi Sungai Cikunteun oleh BBWS. (I-2)

Ini Upaya Pemkab Majalengka Atasi Ancaman Gagal Panen

Saat ini sejumlah areal tanaman padi menghadapi ancaman kekeringan, khususnya di lahan tadah hujan, akibat pengaruh El Nino.

Kemarau dan Embung Bocor, 2,2 Hektare Sawah di Bangka Gagal Panen

Sebanyak 2,2 hektare sawah di Desa Kemuje, Bangka, gagal panen akibat kemarau ekstrem dan kerusakan embung. Bupati minta perbaikan segera.

Musim Kemarau, Kementan Sebut 30 Ribu Hektare Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan

Bantuan air bersih terus digelontorkan di ratusan 281 desa di 134 kecamatan pada 27 kabupaten/kota di Jawa untuk 103.676 keluarga (343.082 jiwa) terdampak.

BMKG: Penyesuaian Pola Tanam Kunci Cegah Gagal Panen akibat El Nino

BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan varietas benih guna menghadapi dampak El Nino 2026 yang kini memasuki fase kuat di wilayah selatan khatulistiwa.

Tanaman Padi di Majalengka Gagal Panen hingga Terbakar di Musim Kemarau

PETANI di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, alami gagal panen.

Dampak El Nino di Aceh Barat: Ratusan Hektare Sawah Terancam Puso

Fenomena El Nino memicu kekeringan parah di Aceh Barat. Ratusan hektare sawah di Kecamatan Samatiga terancam gagal panen akibat tanah pecah-pecah.

Dampak El Nino di Aceh Barat: Ratusan Hektare Sawah Terancam Puso

Fenomena El Nino memicu kekeringan parah di Aceh Barat. Ratusan hektare sawah di Kecamatan Samatiga terancam gagal panen akibat tanah pecah-pecah.

Puluhan Hektare Sawah di Pidie Terancam Gagal Panen karena Kekeringan

Fenomena El Nino menyebabkan kekeringan hebat di Kabupaten Pidie, Aceh. Puluhan petak sawah di Desa Labui dan Dayah Teubeng terancam gagal panen akibat krisis air.

Cegah Puso dan Kekeringan, Distan Kabupaten Bekasi Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Kemarau

DINAS Pertanian Kabupaten Bekasi terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau guna mencegah terjadinya kekeringan dan gagal panen atau puso pada lahan pertanian.

100 Hektare Padi di Tuban Puso Diterjang Banjir, Petani Rugi Besar

Sedikitnya 100 hektare lahan pembibitan dan tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, puso setelah berhari-hari terendam banjir.

5.168 Hektare Sawah di Kabupaten Bekasi Terancam Puso akibat Banjir

DINAS Pertanian Kabupaten Bekasi mencatat 5.168 hektare (ha) areal persawahan di wilayah itu terdampak banjir yang terjadi sepekan terakhir hingga mengakibatkan ancaman gagal panen.

Ketika Sungai Mengajarkan Arti Kemerdekaan

HUT RI dan Indonesia Emas: Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan

Nirempati dan Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Dalam Satu Napas: Menemukan kembali Harmoni Fiskal dan Moneter

Sensus Ekonomi: Merekam Perubahan, Menyiapkan Masa Depan

UMKM Perlu Adopsi Digitalisasi untuk Akses Pasar Global

1.000 Pelajar Selami Dunia Otomotif di GIIAS 2024

Polresta Malang Kota dan Kick Andy Foundation Serahkan 37 Kaki Palsu

Daikin Salurkan Donasi Tangani Gizi Buruk di Indonesia

Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved