Kantor Pos Kawalu Kota Tasikmalaya Dibobol Maling, Diduga Hendak Mencuri Uang Bansos
Kantor Pos Kawalu Kota Tasikmalaya Dibobol Maling, Diduga Hendak Mencuri Uang Bansos
Warga sekitar menduga aksi pembobolan Kantor Pos Kawalu, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/5/23) dini hari, karena dikira masih menyimpan uang bansos.
Penulis:
Firman Suryaman
|
Editor:
Hermawan Aksan
Bersama Dalam Semangat Kemerdekaan, Mandiri Donor Darah Kembali Dukung Ketersediaan Darah Nasional
Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID TASIKMALAYA - Warga sekitar menduga aksi pembobolan Kantor Pos Kawalu, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/5/23) dini hari, karena dikira masih menyimpan uang bansos.
"Karena Kantor Pos ini suka menyalurkan uang bansos," kata Dedi (64), warga sekitar yang berada di lokasi bersama warga lainnya.
Menurut Dedi, Kantor Pos Kawalu selama ini menjadi tempat penyaluran dana bansos untuk warga sekitar.
Maling masuk lewat pintu depan, dengan cara membobol dua dudukan kunci gembok pintu sleding.
Baca juga: Kantor Pos Kawalu Kota Tasikmalaya Dibobol Maling, Brankas Dibawa Kabur Para Pelaku
Pelaku masuk dan mencari harta benda yang bisa diambil.
Pelaku menemukan brankas di ruangan belakang. Brankas seberat lebih dari 1 kuintal itu kemudian dibawa kabur maling.
Namun pelaku bisa dibilang sial karena di dalam brankas hanya ada uang tunai belasan juta rupiah serta meterai.
Kepala Kantor Pos Kawalu, Budi Benfica, mengungkapkan, di dalam brankas memang terdapat uang tunai, tapi jumlahnya hanya sekitar Rp 14 juta.
"Selain itu juga ada meterai. Brankas dicopot dari dudukannya, lalu dibawa kabur," kata Budi, saat ditemui di lokasi.
Budi menyebutkan, Kantor Pos yang dipimpinnya rutin dijaga dan diduga pelaku mencari kelengahan petugas piket.
"Pelaku akhirnya leluasa masuk setelah merusak dudukan dua gembok pintu sleding. Mudah-mudahan pelakunya cepat tertangkap," kata Budi. (*)
Soal Rencana Utang Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar, PDIP Minta Lunas di Masa Jabatan Dedi Mulyadi
Terapkan Kebiasaan Sehat, Perjuangan SDN 3 Tonjong Cirebon Melawan Malagizi
134 Santri Ponpes di Sukabumi Alami Keracunan, Puluhan Orang Masih Dirawat
Ayen yang Hilang Terseret Arus Irigasi di Karawang Dua Hari Lalu Ditemukan Tak Bernyawa
Dinkes Periksa Sampel Makanan dan Muntahan 134 Santri Ponpes Baiti Jannati Sukabumi yang Keracunan
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.