04 Mei 2023 Kecamatan Kawalu Republika

Brankas di Kantor Pos Kawalu Tasikmalaya Dicuri, Isinya Belasan Juta Rupiah

Brankas di Kantor Pos Kawalu Tasikmalaya Dicuri, Isinya Belasan Juta Rupiah

Brankas di Kantor Pos Kawalu Tasikmalaya Dicuri, Isinya Belasan Juta Rupiah

Selain brankas, perlengkapan CCTV di kantor pos juga dilaporkan hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Kantor Pos Indonesia di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dilaporkan dibobol maling, Kamis (4/5/2022). Brankas berisi uang yang ada di dalam kantor pos itu dikabarkan hilang.

Perwira Pengawas (Pawas) Polres Tasikmalaya Kota Iptu Dede Hendi mengatakan, polisi menerima laporan kasus pembobolan Kantor Pos Indonesia di Kecamatan Kawalu itu pada Kamis pagi. Polisi lantas mendatangi kantor pos itu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Yang diambil ada satu brankas dan boks CCTV. Brankas isi uang sekitar Rp 16 juta,” kata dia, Kamis.

Menurut Dede, pembobolan kantor pos tersebut diduga terjadi pada Kamis dini hari. Saat itu, tidak ada yang berjaga di kantor pos. “Biasanya kalau lembur ada yang jaga. Namun, semalam tidak ada lembur, jadi sore sudah pulang, jadi tidak ada yang menempati,” ujar Dede.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ini, menurut Dede, pelaku diduga masuk dari pintu depan dengan merusak gembok. Diduga pelaku lebih dari satu orang. Pasalnya, brankas yang diambil terbilang berat. “Mudah-mudahan ada petunjuk, sehingga bisa dilakukan penanganan,” kata Dede.

Kepala Cabang Kantor Pos Kawalu, Budi Benfica, menjelaskan, pihaknya pertama kali mengetahui kejadian itu pada Kamis sekitar pukul 07.30 WIB. Ketika itu, ia melihat gerbang kantor sudah dalam kondisi terbuka. “Gemboknya jebol. Saya lihat ke belakang, pintu besi brankas dijebol juga. Brankas diangkut,” kata dia.

Menurut Budi, brankas itu berisi uang sekitar Rp 16 juta. Selain brankas, perlengkapan CCTV juga hilang. Berdasarkan keterangan warga sekitar, kata dia, sempat terdengar suara di kantor pos pada sekitar pukul 01.00 hingga pukul 03.00 WIB. Namun, tak ada warga yang melihat kejadian pembobolan.

Budi mengaku biasa menjaga kantor pos jika lembur. Lantaran ada acara keluarga, semalam tak ada yang berjaga di kantor. “Biasanya saya suka jaga di sini kalau lembur. Namun, setelah hari raya, ada acara keluarga, saya pulang,” ujar dia.

Menurut Budi, pembobolan kantor ini merupakan yang kedua kali. Aksi serupa terjadi sekitar dua tahun lalu. “Namun, brankas tidak terangkut. Sekarang, kerugian total sekitar Rp 20 juta,” kata Budi.

Salah seorang warga sekitar, Ade, mengatakan, selama satu tahun terakhir ada lebih dari satu kasus pencurian di kawasan tersebut. “Pertama, ada sebuah toko dibobol, rugi hampir 50 juta. Lalu mobil hilang. Gudang dibongkar, rugi 40 juta. Lalu kantor pos. Itu terjadi dalam setahun terakhir,” kata dia.

Menurut Ade, kawasan tersebut terbilang gelap saat malam hari karena minimnya penerangan jalan. Ia berharap pihak terkait dapat membenahi kondisi penerangan di kawasan itu.

Komisi I Siap Dukung PWI Jabar Perkuat Pers untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa

Lagi Parkir di Apotek, Ibu-Ibu di Kota Cimahi Dipukul Linggis OTK

10 Tahun Rusak, Jalan Purbaya-Jati Bandung Barat Akhirnya Mulus Diperbaiki

Pengedar Narkoba Ditangkap di Rumah Kosong Saat Ambil 3,3 Kg Tembakau Sintetis

DPRD Kritik Wali Kota Bandung Tidak Tegas Urusi Galian Kabel PT BII

Republika telah diverifikasi oleh Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1058/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Jl. KH Abdullah Syafei No.30, RT.4/RW.6, Bukit Duri, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12840
Bukit Duri, Kec. Tebet
Jakarta Selatan, Jakarta 12840

Email:
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id ( Marketing )
event_management@republika.co.id ( Kerjasama )
cc@republika.co.id ( Customer Care )

Copyright © 2023. Republika.co.id. All rights reserved.

Sumber: Republika